TIGA PULUH DUA

 



Ternyata hubungan orang dewasa tidak semuanya dewasa.

Usia pun tidak mendewasakan sikap 

Justru usia sedang terjebak dalam fisik yang kokoh,

akal yang ego,

Amarah mudah tersulut,

lisan sering mengadu ribut

Lelah jadi dalih atas semua ego yang enggan melembut.

Airmata mengaliri harga diri yang membeku,

Menyudutkan diri hampa menyatu,

Berpayung sunyi di bawah ramainya rindu,

Pelan, reda airmata, patahan hati sibuk dipungut,

Bertahan, masih jadi pengikut,

Cinta yang tumbuh semakin akut,

Batin melepas, walau memendam takut,

Doa doa malam berkeluh kalut,

Pasrah pada sang pemilik maut.


Berani menghardik takdir,

merebahkan luka yang hadir,

Nyatanya, hati masih berkeras ingin,

Tangguh bertopang yakin,

memeluk segala amin.



https://penakota.id/penulis/elisk/15100/TIGA-PULUH-DUA

Comments

Popular Posts