Tuesday, June 16, 2015

Wedding Needed 2

Keliling Bontang -_-"


Selasa cerah! Secerah harapan kami agar urusan di Kelurahan si Sofyan cepet selesai setelah Senin kemarin kami di PHP-in sama staf kelurahan Bontang Selatan karena Lurahnya KATANYA rapat. Tapi kami didiamkan gak dikasi tau. Blah. 

Sebelumnya mau jelasin sedikit mengenai apa saja yang harus dilengkapi ketika sepasang kami atau kalian yang akan menikah nanti beda kelurahan atau kecamatan dan tempat tinggal berbeda dengan keterangan kecamatan di KTP.


1. ke Pak RT dulu

  a) Mengisi Form belum pernah menikah yang sudah disediakan RT
 b) Mengisi Form identitas diri dan orang tua serta calon suami dan calon mertua. 
Nah, jangan kayak saya ini, umur dan alamat camer gak tau dan harus ribet telponin adeknya si calon suami sampe telponin calon mertua yang lagi kerja -_-". Untung baek camer gueh :P
 c) Siapkan Materai Rp.6000 setidaknya 2 lembar.
 d) Foto ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar
 e) Foto calon suami 4x6 sebanyak 3 lembar (jaga-jaga saja sih karena ada beberapa RT yang tidak membutuhkan.
 f) Fotokopi KK, KTP diri sendiri dan KTP Bapak/Ibu
 f) Bayarlah seikhlasnya. Kemarin ga bayar soalnya lupa, ngejar waktu buat ke Kelurahan


Keperluan Di RT saya dan RT si Sofyan sama saja seperti di atas. Hanya bedanya, RT si Sofyan tidak minta foto calon istri. 


2. Kelurahan Loktuan Bontang Utara (Saya)

a) Bawa surat pengantar dari RT
b) Fotokopi KTP dan KK
c) Foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar
d) Akte Kelahiran
e) Fotokopi KTP Bapak/Ibu


3. Kelurahan Tj. Laut Bontang Selatan (Sofyan)

a) Surat pengantar dari RT
b) Fotokopi KTP dan KK
c) Foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar
d) Bawa HP biar ga bosen nunggu di PHP sama staf kelurahannya -_-"


4. KUA Bontang Utara

Karena si Sofyan nanti akan Ijab Qabul di rumah saya yang ber-KTP Bontang Utara tapi tinggalnya di Bontang Barat, maka sebenarnya kami harus menyerahkan berkas ke KUA Bontang Barat. Karena ketidaktahuan kami dan atas titah Mamak saya untuk menyerahkan berkas di KUA Bontang Utara, maka makin kayalah pengetahuan kami mengenai per-KUA'an. Sempat lama untuk melakukan registrasi di KUA Bontang Utara, ternyata setelah saya ditanyai alamat rumah, barulah sadar si Ibu petugasnya bahwa saya harusnya ke KUA Bontang Barat.
Tapi, ada untungnya kami tidak tahu mengenai alur sistem yang seperti ini. Ternyata kalau kami tadi langsung menyerahkan berkas ke KUA Bontang Barat tanpa menuju ke KUA Bontang Utara, sudah pasti kami diminta untuk kembali ke KUA Bontang Utara. Kenapa??? Karena, KTP saya berstatus Bontang Utara maka harus meminta surat rekomendasi pindah menikah dari KUA Bontang Utara lalu membawanya bersama dengan seluruh berkas yang dibutuhkan untuk mengajukan ijin pernikahan di KUA Bontang Barat. Begitu ternyata. KUA Bontang Barat pun ternyata sangat jauh masuk ke dalam daerah Kanaan deket terminal Kota kilometer 6.

Kami sadar, tiba di KUA Bontang Barat pada jam istirahat pegawai. Tapi tetapi kami beranikan diri untuk mencoba mendaftar. Eeeh ternyata diterima! Alhamdulillah pegawai-pegawainya mah baik-baik, dapat ceramah sedikit tentang pernikahan sambil mengisi form izin pernikahan. Dan ternyata juga, petugas yang menerima berkas kami kenal sama Bapak saya, ya setidaknya ada rasa aman ketika mengurus sesuatu yang penting ada di tangan orang terpercaya :D

Berikut beberapa berkas yang dibutuhkan di KUA Bontang Utara dan Bontang Barat :

a) Form N1, N2, N3, N4 dari Kelurahan masing-masing
b) Fotokopi KK masing-masing
c) Fotokopi KTP Calon istri dan suami
d) Fotokopi KTP Orang tua masing-masing
e) Fotokopi Ijazah SMA (Ijazah Sarjana tidak dibutuhkan karena 
tidak tertera nama Orang tua)
f) Fotokopi KTP dua saksi nikah, dari pihak laki-laki satu orang, pihak perempuan juga satu orang. (Bukan Bapak ya, karena Bapak bertugas sebagai wali nikah)
g) Fotokopi Buku Nikah kedua orang tua masing-masing
h) Foto berlatar biru uk 2x3 - 2 lembar, 3x4 - 4 lembar, 4x6 - 1 lembar
Kalau di KUA Bontang Utara boleh foto gandeng atau yang pisah tapi uk 4x6.
Kalau di KUA Bontang Barat tidak terima foto gandeng, belum resmi nikah jadi belum boleh gandengan kalik ya sekalipun di poto -_-"
i) Siapkan duit Rp. 50.000 buat bayar dua buku bimbingan untuk calon pengantin
j) Diminta untuk ikut tes tulis tentang wawasan mengenai pernikahan tapi boleh beberapa minggu berikutnya, bakal diberikan sertifikat yang akan dikenakan biaya juga setelah mengikuti tes. Saya dan Sofyan sepakat setelah lebaran baru ikut tes tulis hehee.

Nah, berkasnya sudah diterima sama petugas KUA, Calon pengantin wajib membayar biaya administrasi pernikahan ke rekening KEMENAG RI melalui transfer Tunai langsung pada teller bank tidak boleh melalui ATM. Tadi sih transfer melalui Bank Mandiri. Bukti pembayaran wajib disimpan.
Adapun nanti akan diberikan selembar kertas seperti memo kecil sebagai pengantar si calon pengantin wanita untuk melakukan suntik imunisasi sebelum menikah di rumah sakit atau puskesmas terdekat. Supaya nanti kandungannya aman kalau sudah dinikahi dan dibuahi. 


Tuntas sudah urusan administrasi pernikahan, saatnya menyambut bulan puasa tahun ini dengan memperdalam ilmu agama mengenai pernikahan dan memperkaya hati serta  pikiran dengan hal-hal yang dapat menambah kualitas pahala kita. 



No comments:

Post a Comment