Friday, February 6, 2015

T.G.I.F - Glorying Night

--- GLORY ON FRIDAY ---


Good Job UBAZKA!
(right to left : Ranar, iyan, pyo, sefira, didin, aku, mas dody)

Thanks God Its Friday.
Gerimis berkah di Jumat malam membawa Tim Basket Putra SMA YPK kembali merebut Juara 1 pertandingan Final YPK Cup 2015 setelah tahun lalu kemenangan direbut oleh Tim Basket Putra SMA Vidatra.

Tahun ini panitia mengundang SMAN 2 Samarinda dan SMAN 3 Samarinda untuk mengikuti pertandingan YPK Cup sejak 30 Januari - 6 Februari. 
Begitu tahu SMAN 3 Smd ikut dalam pertandingan YPK Cup, sudah pasti yakin mereka akan masuk Final. Tim basket mereka sampai saat ini masih diperhitungkan oleh tim sekolah lainnya semenjak sering memenangkan pertandingan Liga DBL East Borneo. 

Hasil pertandingan semalam adalah :
Tim Putra 
Juara 1 : SMA YPK (35)
Juara 2 : SMAN 3 Samarinda (18)
Juara 3 : SMAN 2 Bontang

Tim Putri
Juara 1 : SMAN 3 Samarinda
Juara 2 : SMA YPK
Juara 3 : Saya gak tau hehee

MVP (Most Valuable Player)
Putri : SMAN 3 Samarinda
Putra : SMA YPK

Tim putra SMAN 2 Bontang setiap tahunnya juga selalu saja bermain di 3 besar. Jaman saya Panitia YPK Cup dulu, yang merebutkan juara 1, 2, dan 3 selalu SMA Vidatra, SMA YPK, dan SMAN 2 Bontang. 

Sayangnya tahun ini SMA Vidatra belum berhasil meraih 3 besar. Mungkin beberapa pemainnya kelelahan setelah seharian harus berlatih untuk persiapan OSN (Olimpiade Sains Nasional). Dalam tim basket putra SMA Vidatra, ada 3 siswa saya yang mengikuti seleksi OSN. Tidak menjadi masalah kalau tahun ini belum berhasil, semoga bisa terbayar dengan kerja keras kalian untuk memenangkan OSN pada 11 Februari nanti.


YPK (biru) vs SMAN 3 Smd (Putih)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap memulai closing ceremonial seluruh penonton diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, barulah mulai pembawa acara untuk memanggil pemain satu-persatu untuk memasuki lapangan dengan cara yang kurang lebih konsepnya seperti Final DBL. 

Suporternya sudah jelas YPK yang merajai hampir seluruh tribun GOR PKT malam tadi. Mengenakan kaos berwarna hitam yang terdapat icon glow in the dark seperti tahun kemarin cukup membuat saya dan teman-teman angkatan (Alumni YPK 2009) sangat kagum dengan antusias generasi lanjutan kami yang sangat ramai dan tidak henti-hentinya mennyemangati tim SMA YPK dari awal pertandingan hingga akhir pertandingan.

Closing ceremonial diawali dengan aksi siswa-siswa saya yang cantik-cantik dan enerjik, Cheers dari FUNKY GIRL SMA Vidatra. Penonton saat mereka mulai tampil belum begitu banyak tetapi jadwal mereka memang sudah diharuskan tampil pukul 19.30. 

Ini dia kekurangan dari panitia YPK Cup tadi malam, kurang gesit! Tim cheers Funky Girl saat tampil sudah sangat dikecewakan dengan suara musik pengiring mereka sangat kecil dan tidak memanfaatkan sound speaker yang besar. Suara musiknya seperti hanya diputar melalui Handphone dan didekatkan dengan Microphone. Belum lagi, sebelum memulai aksinya, panitia yang bertugas untk mengontrol musik pengiring, sangat lamban saat memutarkan musik tersebut. 

Saya yang saat pembukaan closing ceremonial duduk di deretan siswa-siswa SMA Vidatra, mereka juga mengeluhkan kejadian tersebut. Saya pun termasuk yang sangat kecewa. Sedih rasanya kalau melihat siswa-siswa sudah tampil dengan maksimal tetapi ada pihak lain yang kurang peka seperti itu. 

Tapi saya sedikit ada keyakinan bahwa nantinya pasti mereka akan mengulang penampilan di pertengahan pertandingan. Ternyata betul dugaan saya. Tadinya setelah mereka tampil, saya mendapatkan Chat line dari salah satu siswa saya yang merupakan anggota dari Funky Girls yang tadi tampil, namanya Nicky. Perasaan kecewanya tidak bisa disimpan sampai akhirnya curhat colongan dengan saya melalui Line. Sedih sudah pasti. Kecewa pun pasti. Apalagi mereka harus tampil di kandang lawan. SMA Vidatra dan SMA YPK sama-sama punya nilai yang tinggi dari bidang apapun. 

Kecewa mereka bukan hanya itu saja, malam Kamis saat SMA YPK melawan SMA Vidatra, saat pertandingan usai pendukung SMA Vidatra tidak diperbolehkan pulang sebelum pendukung dari SMA YPK keluar dari GOR lebih dulu. Apa salah mereka sampai harus diberlakukan cara seperti itu. 

Wahai Panitia yang mungkin membaca ini, seandainya kalian berada di posisi teman-teman pendukung SMA Vidatra, bagaimana perasaan kalian? Marah kan, kesel kan, merasa dikucilkan juga kan pasti? kalian yang bisa tiba di rumah jam setengah 11. Lah mereka yang SMA Vidatra tiba di rumah pukul 11 malam, coba pikir? Jangan mementingkan gengsi semata karena persaingan yang entah alasannya apa. Kericuhan bisa dicegah dari awal pertandingan dengan memanggil koordinator suporter dari dua sekolah untuk di-briefing agar sama-sama saling mendukung dan tidak menghina atau mengeluarkan yel-yel yang tidak menyindir. SULIT KAH ???

Jaman saya dulu pernah panitia YPK Cup alhamdulillah belum pernah melihat sistem keamanan yang seperti ini. Bukannya aman malah menciptakan sangsi sosial. Menimbulkan ketidakadilan. Pemain saja tidak ricuh kok ya pendukungnya tidak bisa diatasi oleh panitia. 
Bagaimana pun, YPK dan Vidatra sama-sama bertugas untuk menciptakan generasi berprestasi demi mengharumkan Kota Bontang. 

Baiklah, lanjut hehee.
Jadi, Tim cheers Funky girls akhirnya tampil setelah quarter 2 pertandingan.
Saya yang duduk dengan beberapa teman alumni pun tidak sabar menunggu aksi mereka. Lagipula memang ada yang ingin saya tunjukkan ke mereka. Salah satu dari tim cheers tsb ada yang wajahnya miriiiip sekali sama teman kami, namanya Bulan. Kemiripan siswa saya yang bernama Kunti, seperti saudara kembar sama Si Bulan. 


Captured by : Alfiano on Path account
FUNKY GIRL saat mengulang aksi terbang mereka
(sudah izin sama bang Sony selawe lagi loh yaa ngambil foto ini)


Rasanya seneeeeng sekali bisa melihat aksi anak-anak murid tadi malam. Untuk menyemangati mereka yang tadinya sedikit kecewa dengan panitia, saya meneriakkan nama mereka yang saya kenal. Tidak peduli sekalipun saya duduk di tribun pendukung YPK, saya bangga melihat mereka masih bisa menampilkan aksi luar biasa mereka walaupun awalnya penuh rasa kesal di hati mereka. GOOD JOB FUNKY GIRL. PROUD OF YOU...

Tepat masuk di pertengahan quarter 4, pendukung YPK terus menyanyikan yel-yel untuk menyemangati tim SMA YPK. Tapi, tiba-tiba ada sedikit kericuhan dari tribun yang menghadap ke arah panggung. Kami bingung ada apa, kami pikir ada yang iseng melemparkan botol atau sesuatu ke tengah lapangan. Ternyata, beberapa siswa SMA Vidatra ada yang menyaksikan keseruan pertandingan final tadi malam dan berteriak sembari menunjuk ke arah pendukung SMA YPK karena ternyata pendukung SMA YPK menjiplak yel-yel andalan dari SMA Vidatra yang dinyanyikan saat malam Kamis.

sudah ijin sama bang sony selawe yang punya foto ini
Pendukung Tim SMA YPK

Wah, Panitia dan pendukung SMA YPK tadi malam total mengecewakan SMA Vidatra. Sudah kejadian yang malam kamis, musik dari Funky Girls, dan terakhir dengan percaya dirinya SMA YPK menyanyikan yel-yel andalan dari SMA Vidatra walaupun liriknya diubah. Waaaahhhh Garuk kepala dah saya ini.
Coba dah posisikan diri anda kembali di posisi Siswa SMA Vidatra malam itu. Kesel kan?? marah kan?? hayoooo... Jangan diulangi lagi ya adik-adik. Malunya pun ada di kalian karena menjiplak. Yaa sekalipun itu urusan yel-yel saja tapi ingat, SMA Vidatra dan SMA YPK punya rasa sensitif yang tinggi kalau digabung. Ibarat Minyak dicemplungkan di air tidak akan pernah larut dan bersatu. Hahaa..


Panitia YPK Cup tahun ini luar biasa.
Gilaaa dong ending-nya ada suguhan dari DJ Tito. Baru kali ini YPK Cup acaranya lebih luar biasa. Setelah pemberian hadiah dan tropi bagi pemenang, seketika GOR PKT diubah menjadi semacam PUB yang buat dugem itu. 
Ada DJ, sudah pasti kesannya "dugem". 
Belum lagi, om-om yang bertugas mengontrol lighting mengarahkan lights dengan warna-warna yang almost looks like a PUB!!!

Saya yang duduk bersama teman-teman angkatan 2009 ya kaget. Kaget sekali. Jaman kami dulu masih kepanitiaan di YPK Cup, merayakan kemenangan dengan siram-siram pemain dengan air gelasan saja sudah dimarahi guru-guru yang hadir saat itu. Lah ini, sudah mengundang DJ! Bukan hanya itu yang kami alumni juga merasa kaget. Hadiah yang diberikan kepada pemenang juga tidak tanggung-tanggung. Untuk  juara 1 tim basket mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 5 Jutaaaa. Jaman kami dulu 3 Juta bahkan 2 Jutaan saja. 


DJ Tito was in the house dudes!


Pendukung dan penonton yang hadir pun turut "melantai"

Sedikit ketakutan bagi kami yang sempat terceplos melihat keadaan seperti ini adalah :

"Wah gilak, SMP SMA saja acaranya sudah dibebaskan begini, Bagaimana nanti kalau mereka sudah kuliah. Padahal banyak teman-teman, entah kakak tingkat atau adik tingkat yang sudah mencicipi dunia perkuliahan jauh dari pantauan orang tua, banyak yang di Drop Out dari kampus karena terbiasa hidup di kehidupan seperti di atas, kuliah terbengkalai, uang jajan dari orang tua pun disalahgunakan"

Yaaa semoga tidak terlalu bangga dengan sajian yang seperti ini. Cukup sekali agar nantinya tidak terbiasa dan dengan percaya dirinya bahwa sekolah yang non-stop prestasi akademik dan non-akademiknya ini tidak di judge sembarangan oleh pihak luar. Walaupun ada pendapat orang lain mengatakan bahwa, yaa rusaknya anak-anak kan tergantung dari diri masing-masing. 

Halo? 
Lingkungan juga ikut serta dalam pembentukan karakter dan pola pikir anak.




Demi dapat view yang bagus, maksa dua anak ini buat dipotoin hahaa.
Makasih dik ejak dan dik masrum




Terima kasih. 
Salam satu jiwaaaa.... 



No comments:

Post a Comment